
aku ingat ketika sepulangnya kita dari membeli tiket pulangku dari malioboro, kita menunggu di stasiun tugu berdua. baru kali ini aku menunggu di stasiun kereta api. aku punya trauma pada kereta api karena dulu intensitas muntahku sering ebrlebihan disana. dibenakku, yang namanya kereta api itu se4mpit, sesak, kotor, bau, dan panas tentunya. tapi seprtinya pikiranku berubah saat melihat stasiun tugu secarea benar dan nyata. olala, bersih dan nyaman euy!!
kita berdua duduk di kursi tunggu penumpang setelah membeli tiket. kamu mendadak ingin pipis dan sekembalinya dari toilet, kamu mulai merengek ingin makan sesuatu. kita pun kembali duduk di kursi tunggu dan aku mulai membuka tasku. kamu menunjukkan sebuah kantong kresek putih dengan rona merah dari dalamnya. begitu kamu buka, aku sedikitnya merasa takjub. oh my God, kamu mengeluarkan buah yang biasa ku pakai bila masak sesuatu yang berasa asam. TOMAT. WHAT?!
kamu membuka mulutmu dan mendekatkan buah berwarna merah itu ke bibirmu. perlahan bibirmu menempel di kulit merahnya dan .. KRAUPH .. KRAUPH .. daging merahnya yang segar mulai kamu kunyah. mataku memandangmu takjub. kamu benar-benar memakannya!! ya ya ya .. aku terpana dan terdiam. she ate the fruit which I deserved to cook, oh my god ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar